Autisme Masa Kanak-kanak
childhood autism
Ringkasan Singkat
Autisme masa kanak-kanak adalah istilah yang secara historis digunakan untuk menggambarkan gangguan perkembangan saraf yang kini dikenal sebagai gangguan spektrum autisme (ASD), ditandai oleh kesulitan dalam interaksi sosial, komunikasi, dan pola perilaku, minat, atau aktivitas yang terbatas dan berulang.
Meskipun definisi aslinya kosong, 'autisme masa kanak-kanak' adalah istilah yang secara historis digunakan untuk merujuk pada gangguan perkembangan saraf yang kini secara luas dikenal sebagai gangguan spektrum autisme (ASD). Diagnosis autisme pertama kali diidentifikasi pada anak-anak. ASD dicirikan oleh kesulitan yang signifikan dan persisten dalam dua area utama: (1) defisit dalam interaksi sosial dan komunikasi, dan (2) pola perilaku, minat, atau aktivitas yang terbatas dan berulang. Spektrum ini mencakup berbagai tingkat keparahan gejala dan profil individu yang unik.
Pergeseran terminologi dari 'autisme masa kanak-kanak' ke 'gangguan spektrum autisme' dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) mencerminkan pemahaman yang lebih baik bahwa kondisi ini ada dalam sebuah spektrum dengan manifestasi yang bervariasi, dan tidak terbatas hanya pada masa kanak-kanak. Faktor genetik dan lingkungan diyakini berkontribusi terhadap perkembangannya, dan intervensi dini, seperti terapi perilaku dan pendidikan khusus, sangat penting untuk mendukung individu dengan ASD.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- American Psychiatric Association. (2022). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition, Text Revision (DSM-5-TR). American Psychiatric Publishing.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.